Agen Bola, Casino Online, Judi Casino Online, Poker Domino99 Online Terpercaya, SBOBET, Taruhan Bola, Togel Online
Polisi Narik Pungli ke Pengendara, Ternyata yang Dihadapinya Adalah Anak Atasan nya
Kapal Judi - Kasus uang damai atau pungutan liar yang melibatkan oknum polisi sudah menjadi rahasia umum. Banyak polisi, utamanya polisi lalu lintas (polantas) yang memanfaatkan jabatannya untuk memperoleh uang tambahan dengan menarik uang damai kepada para pelanggar lalu lintas. Namun, bagaimana kalau ternyata pengendara yang mereka hadapi bukanlah orang biasa?
Itulah hal yang baru saja dialami oleh Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Kapolda Sumsel) Irjen Pol Djoko Prastowo saat berpura-pura menjadi seorang pelanggar lalu lintas. Jendral bintang dua itu melakukan hal ini dengan tujuan untuk menindaklanjuti kebijakan Presiden Jokowi yang ingin menghapus keberadaan pungli.
Ceritanya, Djoko tengah mengendarai mobil pribadinya dengan tidak menggunakan atribut polisi sama sekali. Saat melihat keberadaan salah satu personelnya di jalan raya, muncul niat untuk mengerjai polisi tersebut. Dia pun secara sengaja melakukan pelanggaran lalu lintas. Tak butuh waktu lama, polisi yang tengah bertugas itu akhirnya memberhentikan mobil yang dikendarai Djoko.
Seperti kejadian yang menimpa masyarakat biasa, Djoko pun digelandang ke pos polisi yang lokasinya tidak jauh dari tempat terjadinya pelanggaran lalu lintas. Polisi tersebut pun nampaknya tidak ngeh, kalau yang dihadapinya bukanlah orang biasa. Melainkan, orang yang menjadi pucuk pimpinan lembaga kepolisian tingkat provinsi.
Di dalam pos, Djoko pun dihadapkan pada petugas lain yang nampaknya bertugas sebagai ‘bos’ di kelompok ini. Djoko menceritakan, para petugas yang ada di pos itu secara terang-terangan menagih uang damai kepada dirinya. Dia pun sempat memaksa untuk tetap diproses tilang. Namun, hal itu ditolak oleh petugas tersebut. Akhirnya, Djoko pun memberikan uang damai kepada petugas itu.
Di waktu yang sama, Djoko mencatat secara jelas petugas-petugas bawahannya yang melakukan pelanggaran dengan tindakan pungli tersebut. Tidak lupa, Djoko juga memberitahukan identitas aslinya sebagai seorang kapolda kepada para petugas tersebut. Tidak butuh waktu lama, Kabid Propam Polda Sumsel Kombes Pol Hendro langsung datang ke pos tersebut dan memproses anggota yang terbukti menerima uang pungli itu.
“Anggota itu memaksa minta duit damai, padahal waktu itu saya minta ditilang saja. Saya tanya surat tugas segala tapi tidak bisa ditunjukkan,” ungkap Djoko. Djoko mengungkapkan, tindakannya itu merupakan salah satu tekadnya untuk menghapus keberadaan pungli di lembaga kepolisian. Lanjutkan pak! Masih banyak petugas tidak jujur yang kerap meresahkan masyarakat di kepolisian.
Baca Juga Berita Menarik Lainnya : Kehilangan Koscielny, Arsenal Jadi Bulan-Bulanan Bayern Muenchen
HOT PROMO :
- Bonus Cashback Mingguan Hingga 15%
- Bonus Refrensi 2,5% Seumur Hidup
- Bonus Rollingan Casino 0.8%
silakan bosku ^_^
pin bb : D8820AEF
silakan di add bos ku ^^
Untuk pendaftaran (DAFTAR DISINI)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar